Ya Allah aku hamba yang maha faqir
Sentiasa mengharap akan kekayaanmu
Aku hamba yang maha lemah
Sentiasa mengharap kepada bantuanmu
Ya Allah bagaimana ku ingin ku mengadu padamu
Sedangkan ia tidak pernah tersembunyi dari Mu
Bagaimana ku ingin jelaskan segala urusanku
Sedangkan segala-galanya dariMu
Ya Allah Ya TuhankuEngkau Tuhan yang Maha Perkasa
yang menguasai isi alam semesta
Segala pujian hanyalah untukMu
Rahmatilah diriku ini
Oh Tuhanku
alangkah dekatnya Engkau kepadaku
Tetapi jauhnya aku daripadaMU
Oh Tuhanku
alangkah kasihnya Engkau kepadaku
Tetapi sering kulupa segala kurniaanMu
Engkau yang telah menjadikan diriku
Aku hambaMu berada digengamanMu
Ku berlidung dari kejahatan
Yang telah ku lakukan
Hanyamu tuhan pengampun segala dosa
Kau Maha Pengasih...
Sunday, August 7, 2011
FAQIRNYA AKU..
Posted by
perantau
at
2:10 AM
0
comments
Labels: PUISI
Wednesday, May 11, 2011
KEMBARA MENUJU ALLAH
Posted by
perantau
at
5:26 PM
0
comments
Labels: PUISI
Sunday, August 29, 2010
PENANTIAN MALAM
Posted by
perantau
at
2:11 AM
0
comments
Labels: PUISI
Thursday, August 26, 2010
MUHASABAH RAMADHAN
Namun yang pergi hanya giliran purnama
Bukan rasa dan maknanya
Semuga semuanya masih… di jiwa
yang sentiasa merindui
barakah dan maghfirahnya
akan terus menerangi
… bulan-bulan seterusnya?)
Bersama wajah seindah fitrah
Tasbih, tahmid dan takbir pun diucapkan
Meraikan satu kemenangan
di satu peperangan…
di dalam diri
atau sekadar menumpang gembira…
di pinggiran kebesaran-Nya?)
silih berganti masa
Dan kita bagaimana?
Masih di pelabuhan alpa?
Masih di dermaga dosa?
Dan bahtera kita terus kelelahan
..dihempas ombak keresahan
Ketika Ramadan dan Syawal datang jua
Tapi kita telah tiada…
untuk menyambutnya!)
Posted by
perantau
at
3:00 AM
0
comments
Labels: PUISI
Monday, July 5, 2010
DEMI ISLAM
Sejarah membuktikan benarnya sumpahku ini
Ikatlah tanganku dengan besi berduri
Pukullah tulangku dengan tongkat dan tali
Tetaklah tengkukku dengan pisau belati
Tidak mungkin mereka berjaya membelenggu fikrahku walaupun sedetik
Atau mencabut imanku dan memadam cahaya keyakinanku
Cahaya itu berada di dalam qalbuku
Dan qalbuku berada di dalam genggaman Tuhanku
Tuhanku penolongku dan pembantuku
Aku akan terus hidup bergantung pada tali imanku
Dan mati dengan senyuman
Demi Deenku hidup dan berkembang
Posted by
perantau
at
3:10 AM
0
comments
Labels: PUISI
Friday, June 4, 2010
UNTUK MU JIWA KAMI
Sungguh,kami rela berkorban untukmu
Kami mempunyai ...kekuatan
Dgn kekuatan seluruh dunia
akan kami kerahkan
untuk mempertahankanmu
Selama-lamanya.
Sekali-kali tidak akan pernah kami menyerah
selama-lamanya
Sungguh aku berharap
untuk bersamamu wahai Al-Quds
untuk hari ini,esok dan selama-lamanya
Telah bersatu hatiku
dan tekadku untuk Jihad
aku tidak akan pernah gundah,jemu mahupun melemah
salam kesejahteraan ke atasmu wahai Al-Quds
wahai negeriku yang ku cintai
Jika penjahat menembakmu dgn peluru
aku akan menahannya dgn dadaku
aku akan menjagamu sepenuh hatiku
Sejahteralah dikau wahai Al-Quds
untuk sepanjang masa
Aku adalah seorang Muslim
yang dengan jari-jemariku
yang akan kembali membangun
Masjidil Aqsa yang telah Engkau tentukan
sebagai kiblat pertama kami
sebagai masjid ketiga suci kami
dan kubatus sakhra' yg menjadi kebangaan kami
akan kembali kami duduki
untuk perjuangan dan jihad
untuk membela negeri ini
aku tidak akan pernah melemah
tidak akan pernah jemu
tidak akan pernah melunak
Demi kemuliaan maruahmu
wahai putera puteri Quds
demi kemuliaanmu dengan Al-Quds,
berjayalah masa depan kalian
kalian bukanlah tebusan untuk dunia
kalianlah yang telah memposisikan Islam
di tempat yang paling utama
Posted by
perantau
at
2:31 AM
0
comments
Labels: PUISI
Monday, March 8, 2010

Dari tanah bugis, mengalir darah para passompe..
sebuah takdir seumur lahir..
jauh hujung langkahmu..
mengantar cita-cita yang kau tuju..
dan kan kau temui wajah baru..
namun tanah ini terus menagih..
kapankah gerangan putranya kembali..
dari perjalanan seumur takdir…
melayarkan bahtera kembara demi Risalah Rasul..
dan taqdirmu..telah kau jalani..
dan mulutmu melirih :
Indo’ku, ambo’ku, anrikku engkana kasi…
takkappo fole ri tana mabelae..
Posted by
perantau
at
1:06 PM
0
comments
Labels: PUISI
Thursday, March 4, 2010
BUAT MU JUNDULLAH
Teman ku para jundullah dan Para Da`ei!!
Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi Cahaya Maha Cahaya, Syurga dan Redha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalanannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapat hidayah keranamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya…
Ikhwah wal Akhawat, Para Junudud Dakwah !!
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu...
Jika engkau cinta maka dakwah adalah FAHAM
Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama
Hendaknya engkau fanatik dan bangga dengannya
Seperti Mughirah bin Syu’bah di hadapan Rustum Panglima Kisra
Jika engkau cinta maka dakwah adalah IKHLAS
Menghiasi hati, memotivasi jiwa untuk berkarya
Seperti Kata Abul Anbiya,
Sesungguhnya sholatku ibadahku, hidupku dan matiku semata bagi Rabb semesta”
Berikan hatimu untuk Dia, katakan “Allahu ghayatuna”
Jika engkau cinta maka dakwah adalah AMAL
membangun kejayaan ummat bila dan di mana saja berada
yang bernilai adalah kerja bukan semata ilmu apalagi lamunan
Sasarannya adalah perbaikan dan perubahan, al ishlah wa taghyir
Dari diri pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara
Tingkatkan kerja secara tertib untuk mencapai nusrah dari Allah
Jika engkau cinta maka dakwah adalah JIHAD
Sungguh-sungguh di medan perjuangan melawan kebatilan
Tinggikan kalimah Allah rendahkan kalimah syaitan durjana
Kerja keras tak kenal lelah adalah rumusnya,
Tinggalkan kemalasan, lamban, dan berpangkutangan
Jika engkau cinta maka dakwah adalah TAAT
Kepada Allah dan Rasul, Alqur-an dan Sunnahnya
serta orang-orang bertaqwa yang tertata
Taat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah
karenanya nikmat akan bertambah melimpah penuh berkah
Jika engkau cinta maka dakwah adalah TADHHIYAH,
Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pantang meminta
Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima
Karena yang disisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka
Sedangkan tiap titisan keringat berpahala lipat ganda
Jika engkau cinta maka dakwah adalah THABAT,
Hati dan jiwa yang tegar walau banyak rintangan
Buah dari sabar meniti jalan, teguh dalam barisan
Istiqomah dalam perjuangan dengan kaki tak tergoyahkan
Berjalan lempang jauh dari penyimpangan
Jika engkau cinta maka dakwah adalah TAJARRUDIkhlas di setiap langkah menggapai satu tujuan
Padukan seluruh potensimu libatkan dalam jalan ini,
Engkau da’i sebelum apapun adanya engkau
Dakwah tugas utamamu sedang lainnya hanya sampingan
Jika engkau cinta maka dakwah adalah UKHUWAH
Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan
Bersaudaralah dengan muslimin sedunia, utamanya mukmin mujahidin
Salamatus Shodri merupakan syarat terendahnya, Itsar bentuk tertingginya
Jika engkau cinta maka dakwah adalah TSIQOH
Kepercayaan yang dilandasi iman suci penuh keyakinan
Kepada Allah, Rasul, Islam, Qiyadah dan Junudnya
Hilangkan keraguan dan pastikan kejujurannya…
Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah
Dan Allah yang mengetahui menghimpun hati-hati para da’ie dalam cinta-Nya
berjumpa karana taat kepada-Nya
Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah,
saling berjanji untuk menolong syariat-Nya
Posted by
perantau
at
1:31 PM
0
comments
Labels: PUISI
Wednesday, February 10, 2010
AKU DAN DIRIKU
ghaib di dalam gua yang dalam
gelap gulita
puasku mencarinya
namun tidak ku temui
sesekali gelibatnya melintasi di hadapan ku
bila aku cuba memegang dia kembali menghalang.
lihatlah betapa kasih aku kepada diriku
bila Engkau memisahkan daku daripadanya
masih juga daku mencari-carinya.
selamatkan daku daripada fitnah diriku sendiri
janganlah Engkau lepaskan daku kepada sesuatu selain-Mu
walau sekelip mata jua
ikatkan daku dengan rantai ubudiah
sepanjang hayatku
agar Engkau sentiasa esa
tiada sesuatu menggangu keesaan-Mu.
Posted by
perantau
at
2:04 PM
0
comments
Labels: PUISI
Friday, January 22, 2010
HIJRAH KEMBARA KU

Di dataran ini kita bertemu
Mencari erti penghidupan abadi
Memburu kasih Cinta Hakiki
Kita adalah pengembara
Yang sering mencari arah
Daripada perjalanan ini
Kerana sudah sekian lama kita berulit mimpi ngeri
Lorong demi lorong kita lewati
Bersama keangkuhan yang merantai kaki
Dan bicara tuhan
Bukan lagi puisi pada sebuah Hati
Gerakan langkah yang sumbang
Dan tapak-tapak hitam di pantai adalah jejak sebuah perjalanan yang suram
Kerana kelmarin tidak pernah
Menjanjikan apa-apa
Meski sebuah mimpi indah berdansa didunia sementara
Tak terfikir sebuah kematian
Menunggu di balik tabir waktu
Ku tersentak seketika mata ku terbeliak
Nafas ku berlari ibarat kuda yang liar
Hati ku berfikir rupanya
keberangkatan ini sebenarnya
persis daun-daun yang luruh
yang tidak mempunya musim
gugurnya tanpa disedari
kita akan terus mengembara
dan berhijrah
kedaerah perhitungan yang hakiki
maka
bicaralah bersama iman
bukalah mata gerakkan langkah
kerana perjalanan kita masih jauh
tanyalah kepaada hati siapa sebenarnya kita
di sisi-Nya.
Posted by
perantau
at
7:26 PM
0
comments
Labels: PUISI
Monday, March 16, 2009
Luahan Hati Dilkala Gelisah....
Kalau hati ingin merindu,Rindulah pada Dia yang satu,
Kalau hati ingin mengasihi,Kasihilah Dia yang Maha Suci,
Kalau hati ingin bercinta,Cintailah Dia yang Maha Esa,
kerana………
Rindu Dia tidak berdebu,Kasih Dia tidak memilih,Cinta Dia Maha Setia.
Ya Allah……
Tuhanku yang satu,Aku hati bersalut noda,Aku berdosa memohon dikasihi,Aku hati rapuh yang bermunajat,Yang menagih rindu-Mu,Yang menadah kasih-Mu,Yang mengharap cinta-Mu.
Ya Allah…….
Inilah hati yang berserah,Selama hidup dan mati,
Mengharapkan redha-Mu Ilahi…….
Posted by
perantau
at
1:21 PM
0
comments
Labels: PUISI






